TOPMETRO.NEWS – Kakanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Utara H Ahmad Qosbi menjelaskan sudah sejatinya guru bersertifikasi di daerah ini terpenuhi.
Dia menyebut Kementerian Agama berkomitmen untuk menuntaskan hal terkait guru bersertifikasi itu.
Kakanwil Kemenag Sumu H Ahmad Qosbi mengatakan hal itu disela-sela Refreshment Dosen dan Guru Penguji Ukin Serta Penandatanganan MoU dan MoA Pendidikan Profesi Guru (PPG) Kemenag Batch 4.
Kegiatan ini digelar Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) pada Sabtu 14 Februari 2026 di Hotel Emerald Garden Medan.
Kita, sebut Kakanwil, punya satu visi besar, sebuah Grand Design yang disebut Zero Uncertified Teachers by 2026.
Target kita, urainya pula, memastikan tak ada lagi guru yang tidak bersertifikat di akhir tahun 2026 ini.
Ahmad Qosbi mengakui tantangan penyelesaian sertifikasi guru itu memang tak mudah.
Pasalnya, menurut dia, ada 620.716 guru dibawah binaan Kementerian Agama RI baik Madrasah maupun Guru PAI di sekolah umum yang harus tuntas yang kini masih menunggu secara nasional.
Dia berjanji jika sampai tahun 2027 masih ada guru yang belum profesional atau mereka (red, guru) belum menerima tunjangan profesi, maka hal itu menjadi utang ke mereka.
Dengan begitu, lanjutnya pula, pola kerja harus diubah, dari pola auto-pilot menjadi pola akselerasi hingga percepatan.
Di sana, Zailani selaku Dekan Fakultas Agama Islam menyebut akhir 2025, FAI UMSU menerima surat.
Surat dimaksud, kata Zailani, salah satu pelaksana PPG baik guru madrasah dengan mata pelajaran umum dan pelajaran agama Islam.
Jumlah peserta PPG yang akan dilatih, menurut Zailani, terdiri dari 1.600 orang guru dengan kualifikasi 1.100 mapel (mata pelajaran) umum di madrasah dan 500 mapel agama Islam di madrasah.***
reporter | dp silalahi
sumber | kemenagsumut

